Monday, April 30, 2012

BALI PRO - VIDEO EDITOR (Job Vacancy)

BALI PRO

VIDEO EDITOR

Tourism – Web and Consultant Company from France located at Ungasan Bukit Jimbaran Bali

Graduated from IT School / Broadcast / Multimedia / Television Training
Male, maximum age 32 yo
Experience as Video Editor for at least 1 year in Java / Jakarta / Surabaya
Fresh graduated are welcome
Strong ability in : Final Cut Pro, Avid or other Video Editing Software’s
Basic English both oral & written
Open minded for Local or Expat opinion
Take high Pressure as Fun situation
Can work independently or in team work
6 days working, Sunday off, free uniform – Casual
Salary start from 2,5 million up maximum at 3 months probation
After probation will gain higher, extra bonus every 6 months and yearly bonus at 2 nd year
Maximum to apply by this May 2012

We only responding for serious candidates and have qualification above

Simply send your CV to our email address, wait for interview schedules and negotiate your own salary, free of
charge and we are not an outsourcing company

Yudi & Assiciates
Independent Recruiter Bali
Jalan Raya Kerobokan 68 B Banjar Taman Seminyak – Badung
yudirecruiter@gmail.com
kerjabali@gmail.com

BALI PRO (Job Vacancy)

BALI PRO

One of the big 5 Web Consultant in Bali invite young candidates to join in as :

WEB DESIGNER

Male, maximum 32 yo
Graduated from IT school / any Professional Course
Strong Softwares skill, including Flash
Team Worker and open minded for any critics and suggestions
Can speak basic English
Ready to join by this May 2012 – ASAP!
Salary : negotiable (put down at your CV please)

PROGRAMMER

Male / female max 25 yo
Graduation from any reputable IT school around Bali & Java
Fresh Graduated are welcome
Basic knowledge in Macromedia, Dreamweaver, Web Design Software’s
Photoshop, Coral and other simply Software’s
Strong Visual Basic is a must
Could handle a small group of clients
Pleasant person, good in team work and easy going person
Salary offer : 1,7 at the first 3 months ( 2 million up after probation)
Ready to join by this May 2012

SALES ASSISTANT

Male, age between 20 – 24 yo
Graduated from IT school or other Diploma
Fresh Graduated are welcome
Have own motorbike
Strong willing to develop and learn about IT Marketing
Salary offer at Probation : 1,2 million per months
Yearly Bonus, Commission, and other benefit at 2 years contract
Could join by early of May 2012

We only responding for serious candidates and have qualifications above

Simply send your CV to our email address, wait for interview schedules and negotiate your own salary, free of
charge and we are not an outsourcing company

PORT FOLIO’S INCLUDING RECENT PHOTOGRAPH NOT LARGER THAN 2MB SPACE TO :

yudirecruiter@gmail.com, kerjabali@gmail.com, info@baliprofesional.com

Jl. Raya Kerobokan Kelod No. 68B, Br. Taman, Kuta – BALI
Phone/Mobile : 0361-8521597 / 08155733218
Email : info@baliprofesional.com

Thursday, April 26, 2012

Bali Beach Golf Course (Job Vacancy)

"Bali Beach Golf Course" &
"SECTOR" Bar I Restaurant I Event House I Lounge
Jalan Hangtuah No. 58, Sanur - Bali 80227
p. (0361) 287733 f. (0361) 282281
Website : www.balibeachgolfcourse.com
www.sectorbarrestaurant.com

Looking for candidates to fill positions as :

- CDP (1 person)
- Demi Chef (1 person)
- Cook (4 person)
- Restaurant Supervisor (1 Person)
- Restaurant Cashier (2 Person)
- Bartender (1 person)
- Golf Operation Staff (2 person)
- Purchasing (1 person)
- Buyer (1 person)
- Security Staff (1 person)
- Engineering (1 person)

Qualifications :
Min 1 Year experience in the same position
Good command of written and spoken English
Computer Skill
Fluent in other language is an advantage
Preferable has stayed in Bali
Able to join for work as soon as possible
only short-listed candidates will be notified

Send your application, CV, recent photograph & expected salary
to : hrm@sectorbarrestaurant.com

Best regards,
HR & GA Manager

DIBUTUHKAN SEGERA TENAGA IT

DIBUTUHKAN SEGERA TENAGA IT (TEKNIK INFORMATIKA) D2 / D3

Laki2 / Wanita max umur 28 tahun, Lulusan D2 / D3 maupun yang masih mengikuti kuliah malamm, Memiliki pengalaman dalam Web Programming, Menguasai Bahasa Inggris
Bekerjasama dengan team, Domisili KTP Bali, diutamakan bertempat tinggal tetap di Denpasar

Job Description :
Maintenance Website (updating product, service etc & office email)
Maintenance computer (installation software/hardware – antivirus – managing klien folder)

KIRIMKAN SURAT LAMARAN BESERTA CV KE:

NITI MANDALA
Jl. Prof Yamin 7 no 8 Renon Denpasar, Phone : 0361.240157
Sampai tanggal 9 Mei 2012

Junior Graphic Design Wanted !!!

Dibutuhkan staff sebagai Junior Graphic Design, di Bali Style Magazine.

Kualifikasi sebagai berikut:
1. Pria / Wanita (usia max 24 tahun) single
2. Menguasai Photoshop dan Indesign
3. Bisa Microsoft Office
4. Bisa bekerja sama dalam Team

Kirim CV ke alamat email office@balistylemag.com atau
Jl. By Pass Ngurah Rai 786 Pemogan - Denpasar Phone 9233 212
Hari Senin - Jumat

Perusahaan Web Design & Development, mencari 2 Orang posisi Web Designer (Job Vacancy)

Perusahaan Web Design & Development, mencari 2 Orang posisi Web Designer

1. Mengerti betul estetika web design dan user friendly web interface, 2. Menguasai css, 3. Menguasai software web design dari mendesign, slicing, sampai jadi html (photoshop, illustrator, dreamweaver, dll), 4. Fasih dalam berbicara maupun menulis dalam bahasa inggris (karena klien lebih banyak bule), 5. Teliti dalam bekerja, 6. Memiliki pengalaman minimal 1 tahun dalam bidang yang sama

Yang berminat kirim CV & Portfolio ke design@alamaya.com

ALAMAYA
Jl. By Pass Prof Dr. Ida Bagus Mantra, Puri Chandra Asri A-25 80582, T. 0361 468 408, www.alamaya.com

Thursday, April 12, 2012

BALI FOTO HUNTING TRIP 2012


Dear sahabat Fotografer Digital
Kami telah membuat rancangan rancangan foto hunting trip untuk sahabat Fotografer Digital. Dengan adanyara rancangan foto hinting trip ini sahabat dapat membuat planing huntig jauh-jauh hari sebelumnya.

Schedule Bali Foto Hunting sebagai berikut:

Tgl 25-27 Mei 2012, (kode FD 002)
LEGONG DANCE & Bali Journey I

Tgl 7 - 10 Juni 2012 , (kode FD 003)
2in1 Hunting Trip I,
Perang Pandan & Pesta Kesenian Bali

Tgl 29 Juni - 1 Juli 2012, (Kode FD 004)
SANG HYANG JARAN & Bali Journey II

Tgl. 12 - 15 Juli 2012, (Kode FD 005)
BARONG GLAWANG & Bali Journey I

Tgl 24-26 Agustus 2012 (Kode FD 006)
KECAK DANCE & Bali Journey I

Tgl. 6 - 10 September 2012, (kode FD 007)
MISTICAL BALI TRIP

Tgl. 15 - 19 September 2012, (kode FD 008)
ODALAN & Bali Journey

Tgl 5-8 Oktober 2012, ( kode FD 009)
MEKEPUNG & Bali Journey I

Tgl. 19 - 22 Oktober 2012, (kode FD 0010)
2in1 Hunting Trip II
LEGONG DANCE & MEKEPUNG

Tgl 2-4 November 2012, ( kode FD 0011)
KECAK DANCE & Bali Journey II

Tgl. 16 - 19 November 2012,( kode FD 012)
MEKEPUNG & Bali Journey II

Detil hunting dan harga akan diinformasikan
melalui permintaan ke email kami

Jangan sungkan untuk menghubungi kami melalu email : fotograferdigitalbali@yahoo.com

HAPPY HOUR! Everyday from 3 to 6pm @ Waroeng Wahaha


Wednesday, April 11, 2012

Cinta Bahasa


Hi Cinta Bahasa's students, alumni, and friends. We invite you to our Open House event on Saturday, April 14th, 7-9pm. There's going to be a silent auction and great music entertainment from Tony Surya and friends; Suzan, Gabe, Mirelle, Tanja, Pucuk Group, and many others! They are all going to sing Indonesian songs! It's going to be a blast! Be sure to invite your friends to come too! Sampai bertemu!

Tuesday, April 10, 2012

LOMBA PIDATO BAHASA JEPANG TINGKAT PROPINSI BALI KE-9

“LOMBA PIDATO BAHASA JEPANG TINGKAT PROPINSI BALI KE-9”
第9バリ州日本語弁論大会
Tempat dan Tanggal Pelaksanaan
Lomba Pidato Bahasa Jepang Tingkat Propinsi Bali ke-9 ini akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Sabtu, 5 Mei 2012
Waktu : 09:00 - selesai
Tempat : Kampus STIBA Saraswati Denpasar
Jalan Kamboja 11A, Denpasar

Tema Pidato
1 Tema pidato bebas (tidak mengandung unsur SARA dan Politik), sebaiknya isi pidato tentang pengalaman pribadi dan ditulis dalam bahasa Jepang dengan memenuhi ketentuan sebagai berikut:
2 Naskah pidato merupakan naskah yang belum pernah digunakan dalam lomba pidato manapun sebelumnya. Peserta yang diketahui dan dipastikan oleh Panitia Pelaksana menggunakan seluruhnya atau sebagian dari naskah atau tulisan yang dibawakan oleh orang lain pada lomba sebelumnya, tidak diperkenankan untuk tampil sebagai peserta lomba ini. Jika pelanggaran tersebut diketahui setelah lomba akan tetap didiskualifikasi meskipun peserta tersebut telah menang. Kemudian jika panitia mengetahui naskah tersebut bukan naskah asli yang ditulis oleh peserta yang bersangkutan, peserta akan dikenai sanksi pengurangan nilai atau didiskualifikasi.
3 Naskah pidato paling lambat sudah diserahkan kepada Panitia pada hari Kamis, 26 April 2012 untuk diseleksi.
4 Naskah pidato ditulis dalam bahasa Jepang dengan menggunakan huruf Jepang (Hiragana, Katakana, dan Kanji)
5 Hasil seleksi akan diumumkan pada hari Sabtu, 28 April 2012, dan hanya kepada mereka yang lulus seleksi diperkenankan untuk tampil membawakan pidatonya pada hari lomba, yaitu Sabtu, 5 Mei 2012.
6 Peserta tidak diperbolehkan menyebut nama lembaga yang diwakili dalam naskah pidato.
7 Peserta tidak diperbolehkan menggunakan alat peraga saat membawakan pidato.
8 Peserta boleh membawa naskah pidato ke podium, namun akan dikenakan pengurangan nilai bila menyampaikan pidato dengan membaca naskah.

9 Durasi pidato 5 sampai 7 menit. Bagi peserta yang berpidato kurang dari 5 menit atau lebih dari 7 menit akan dikenakan pengurangan nilai.
Cara Penilaian
1 Setelah menentukan nilai sesuai dengan ketentuan penilaian tersebut di bawah ini, kemudian masing-masing dewan juri tidak boleh memberi peringkat yang sama kepada lebih dari satu orang peserta.
Ketentuan penilaian dan pemberian nilai:
1. Isi pidato : 40%
(pemilihan tema, susunan kalimat, penyampaian pendapat)

2. Bahasa Jepang : 20%
(ketepatan intonasi dan aksentuasi, tata bahasa dan pemakaian kata)

3. Cara penyampaian pidato : 20%
(sikap berpidato, kefasihan berbicara, volume suara)

4. Wawancara : 10%
(penilaian berdasarkan tingkat pengertian terhadap tema pidato yang dibawakan dan kemampuan menjawab pertanyaan: jelas atau tidak)

5. Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

6.2 Peringkat seluruh peserta yang telah ditetapkan oleh setiap anggota dewan juri diserahkan kepada notulen.
6.3 Notulen mengumpulkan dan menjumlahkan peringkat masing-masing peserta hasil penilaian dari seluruh dewan juri. Kemudian menetapkan urutan peserta terbaik yang diurut mulai dari peserta yang meraih jumlah total terkecil. Apabila peserta yang menempati salah satu urutan peserta terbaik terdapat lebih dari satu orang, maka ketua dewan juri akan menentukan pemenang berdasarkan hasil pembicaraan dengan seluruh anggota dewan juri.

7. Persyaratan Peserta Lomba
7.1 Warga Negara Indonesia dan tidak berbahasa Jepang sebagai bahasa Ibu.
7.2 Bagi yang mempunyai orang tua, baik salah seorang atau keduanya merupakan keturunan Jepang generasi pertama tidak diperkenankan untuk ikut serta.
7.3 Pada Tanggal 5 Mei 2012 sudah berusia 18 tahun atau lebih.
7.4 Belum pernah tinggal di Jepang selama 6 bulan atau sejak usia 6 tahun.
7.5 Belum pernah ke Jepang sebagai pemenang Lomba Pidato Bahasa Jepang Tingkat Nasional.
7.6 Sehat jasmani dan rohani.
* jika terbukti ada pemalsuan pada data-data, peserta akan didiskualifikasi.

8. Dewan Juri
Dewan juri terdiri dari:
1. Tenaga ahli bahasa Jepang (native speaker)
2. Orang Indonesia yang terkait dengan pendidikan bahasa Jepang.
3. Masyarakat umum yang mengerti pidato bahasa Jepang (kewarganegaraan apa saja).
9. Tempat dan Waktu Pendaftaran
Tempat : STIBA Saraswati Denpasar
Sekretariat Jalan Kamboja 11A Denpasar, telp / fax (0361) 228-043
Waktu : Senin-Jumat (pagi 09:00-12:00 dan sore 18:00-21:00)
Sabtu (pagi 09:00-12:00)

10. Hadiah
Juara Pertama akan diikutsertakan dalam acara Lomba Pidato Bahasa Jepang Tingkat Nasional ke-41 yang bertempat di Pusat Kebudayaan Jepang (The Japan Foundation) di Jakarta, sesuai dengan rencana sekitar bulan Juli 2012, tergantung pada situasi keamanan Jakarta. Peserta tersebut akan ditanggung biaya transportasi (tiket pesawat Denpasar-Jakarta pp) dan akomodasi selama satu malam di Jakarta. Selain itu, Juara I, II, III akan diberikan piagam, piala, dan hadiah tambahan dari STIBA Saraswati.

Friday, April 6, 2012

CALENDAR OF EVENTS - APRIL 2012

6TH APRIL – FULL MOON - PURNAMA KADASA
The full moon (which has particular importance to the Balinese Hindus) falls on this day and ceremonies are held throughout the Hindu temples all across Bali. The Balinese that adhere to the Hindu Dharma religion will take offerings of food, fruit and flowers to the temple to be blesses by the priest. The Balinese themselves are then blessed by performing various rituals using holy water, incense smoke, petals and rice grains.


6TH APRIL – NATIONAL HOLIDAY – GOOD FRIDAY
This Christian religious holiday precedes Easter Sunday. Please note that all banks and government offices will be closed today.


7-8TH APRIL - BALI JUNIOR GOLF COMMUNITY SEVE BALLESTEROS FOUNDATION CHALLENGE
Bali Junior Golf Community together with Bali Handara Kosaido Country Club is joining an initiative with Spain to raise funds for The Seve Ballesteros Foundation in support of cancer research. The event in Bali is part of a initiative in Spain which will see thousands of golfers at golf clubs raise money for Seve's Foundation, which funds research into brain cancer. Golfers at Bali Handara Kosaido Country Club will tee off in their bid not only to raise money for charity, but also to try to promote junior golf in Bali as well as the mentor program for juniors which will see a team event for day 1 where 2 adults will be paired with 2 juniors. www.balijuniorgolf.com


8TH APRIL – EASTER SUNDAY
Many restaurants, hotels and businesses around the island will be celebrating today most notably for children with chocolate eggs and Easter egg/bunny hunts.


21ST APRIL – BALINESE BLESSING CEREMONY - HARI TUMPEK KANDANG
Tumpek Kandang Day is dedicated to animals. This Balinese Hindu ceremony is held every 210 days to honour and bless livestock and domesticated animals. The name Tumpek Kandang is derived from two words, 'Tumpek', which means Saturday and 'Kandang' being the Balinese word for cage. This special day honours nature and in particular cows will be washed in the rivers and adorned, pigs will have their bellies washed & wrapped in cloth, as well as being given specially chosen food. The Balinese believe this will bring their livestock and themselves more prosperity. Prayers will be held at the temples across the island.


20TH APRIL – DARK MOON - TILEM KADASA
The Balinese adhering to the Hindu Dharma religion will celebrate 'Tilem' in temple ceremonies, which are mostly held in every major temple and family shrines around the island of Bali. On this day Hindus make offerings to the Gods, placed on the ground at the entrance of each housing compound. The aim is to beg God's grace; so that one's dark thoughts will be illuminated by Him.

22ND APRIL - BII MAYBANK BALI MARATHON 2012
Organised by Bank International Indonesia - BII, the BII Maybank Bali Marathon (BMBM) 2012 is the first international full marathon held in Indonesia in over 20 years. The event will be held on Sunday, 22 April. The race will start and finish near to the Bali Safari and Marine Park featuring a combination of flat road and rolling hills. 

The event will feature Bali's iconic landmarks and traditional dancing all along the course. The Marathon Relay promises to foster both teamwork and strategic planning among a team of five runners completing the Full Marathon in a relay format. 

The race is also dedicated to promote

Source:Baliplus.com

Thursday, April 5, 2012

Wednesday, April 4, 2012

Photo Contest Beauty of Bali 2012

(AYO, PENDAFTARAN KAMI PERPANJANG SAMPAI TANGGAL 07 APRIL 2012)

Workshop & Photo Contest "Beauty of Bali"

Registration Fee ONLY Rp 55.000
Include : Workshop, Coffee Break, Lunch, and Certificate
Total Reward : Rp 3.000.000

Workshop Speakers :
1. Bpk. Agus Putu Pranayoga (Head of Bali Photograph Community)
2. Bpk. Wisnu (Light&Love Photography/ BPC Team)
3. Bpk. Yayak Putu Eka Satrya (Studio 8 Photography/ BPC Team)

Workshop Themes :
1. Modeling Photography Technique
Tips how to pose, lighting setup, model property, editing.
2. To be A Professional Photographer (CruiseLine)
Tour around the world and get money

PHOTO CONTEST would be held after workshop.

Photo Contest's Location : Art Centre Denpasar

Latest Registration :
Saturday, 07 April 2012
Building 1 Kampus STPBI-SPB
Jln Kecak No 12 Gatot Subroto Timur- DPS
Pkl. 10.00- 17.00WITA

or

Transfer the payment to our Bank Account (BCA) :
2900250021 a/n Cicilia Fransiska
and send a comfirmation by contacting Our Contact Person Below

More information, pls don't hesitate to contact us :
Baron : 081805513160
Adel : 081999041990
Marthin : 081805671865
Thio : 08174773301

Come and Join US!
We're going to seeing you soon,Brother&Sister!

Pameran Seni Grafis Bali “KINSHIP”


Diawali acara workshop seni grafis dengan fokus cukil kayu (woodcut) Februari lalu, Bentara Budaya Bali kini menyelenggarakan sebuah pameran seni grafis bertemaKinship (Kekerabatan) yang menghadirkan para pekerja seni grafis Bali, baik yang bermukim di pulau ini, maupun di luar. Pameran tersebut diniatkan sebagai upaya untuk menumbuhkan atmosfer kreatif di seputar seni grafis yang kerap dipandang sebagai warga kelas dua di tengah perkembangan seni rupa Indonesia dewasa ini.

Pameran yang dikuratori oleh Hardiman (pengajar seni dan penulis seni rupa) diniatkan pula sebagai upaya mendorong pegrafis-pegrafis Bali untuk turut berpartisipasi dalam Trienal Grafis yang diselenggarakan Bentara Budaya. Sepanjang tiga kali penyelenggaraan Trinale Grafis, hanya satu seniman Bali saja yang tercatat sebagai finalis, hal mana mencerminkan bahwa seni grafis di pulau ini masih jauh dari perhatian publik seni. Sejumlah seniman akan turut dalam eksibisi tersebut, antara lain I Kadek Septa Adi, I Made Aryadwita (Dedok), Arief Budiman (Ayip Matamera), Edo Wulia, Megasari, I Made Artana, I Komang Sukertayasa, Sang Ayu Made WLP, Made Marthana Yusa, I Nyoman Anom Fajaraditya, Geugeut Pangestu S, Ahdiyat Nur Hartarta, I Gd Riski Soma Himawan, I Komang Wardita, I Wayan Wahyu Pratama, I Putu Aditya Diatmika, Andriyanto, Made Karisma Dwi Yosa, Wasudewa, I Putu Suhartawan, Made Dianan Putra, Wibowo, Rochman Kifrizyah, dan I Gede Panca Gautama.

KINSHIP @ Bentara Budaya Bali

Kinship (kekerabatan) adalah istilah sosiologi. Kinship bersifat universal dan dalam kebanyakan masyarakat memainkan peran penting dalam sosiologi individu-individu dan pemeliharaan solidaritas kelompok. Dalam masyarakat sederhana, hubungan kekerabatan dapat begitu luas dan penting sehingga berlaku sebagai sistem sosial. Dalam masyarakat yang lebih kompleks, biasanya kekerabatan merupakan bagian yang cukup kecil dari totalitas hubungan sosial yang membentuk sistem sosial.

Diandaikan sebuah sistem sosial, maka para pegrafis Bali hari-hari ini adalah sebuah masyarakat sederhana yang mempunyai hubungan kekerabatan sangat mendalam dengan sesama pegrafis. Hubungan ini mudah dipahami mengingat jumlah pegrafis di Bali sungguh sangat sedikit. Untuk alasan itulah pengandaian kinship ini sangat tepat dikenakan kepada para pegrafis Bali. Pengandaian lain juga, dalam masyarakat yang lebih kompleks, para pegrafis Bali adalah bagian yang cukup kecil dari totalitas yang membentuk sistem sosial seni rupa.

Untuk dua alasan inilah, tajuk pameran ini diberi nama “Kinship”. Tajuk pameran ini adalah sebuah bingkai besar dan longgar yang bisa menampung kecenderungan tema, teknik, dan gaya apapun dalam karya grafis. Tentu saja, ada alasan yang selayaknya dikemukakan di sini. Pertama, pameran ini diniatkan guna mendata dan mengidentifikasi segala kecenderungan tema, teknik, dan gaya seni grafis di Bali. Kedua, kelangkaan pegrafis di Bali adalah sebuah masyarakat kecil (sederhana) yang perlu secara menerus dihidupkan guna memeroleh posisi di tengah-tengah medan sosial seni rupa Bali.

Sekali lagi, pameran dengan tajuk “Kinship” ini adalah pameran seni grafis yang bisa menampung berbagai kecenderungan tema, teknik, dan gaya seni grafis. Sebuah bingkai yang sungguh-sungguh nyaris tanpa batas.[]

Hardiman
kurator

Saturday, March 31, 2012

Putri Naga Komodo

Putri Naga Komodo
By Alex Valenzuela Gayafusion Artspace
Jl. Raya Sayan, Ubud PH+62 (0) 361 979252
Present until April 11th.

Gaya Art Space proudly presents Alex Valenzuela, on his solo exhibition PUTRI NAGA KOMODO Paintings and Drawings at Gaya Art Space. Alex Valenzuela was born in 1979 in Manhattan, New York. He studied illustration and graphic design at the Academy of Art College San Francisco. After his studies in 2002 he went traveling and working throughout the world and decided, as so many artists have before that his heart and inspiration resided in Bali. This collection is inspired by the people of Komodo National Park in Eastern Indonesia, and their oral traditions, which are represented in the book The Dragon Princess of Komodo & Other Folktales. Alex visited Komodo and immersed himself in the culture to ensure that he really caught the spirit of these peoples in an authentic way. Proceeds from sales of the book, a lavishly illustrated collection of six traditional tales, go to support grass roots community projects in the park. After returning to Bali he discovered not to simply enter the storytelling, cautionary tales, and fables, but also go into the realm of romantic dreams, animal magic, bewitching tribulations and untold wonder.

Naughty Nuri’s Warung & Grill @ Ubud, Bali


IMG_0233
We rate Naughty Nuri’s Warung and Grill as one of the best restaurants we have dined at in Bali throughout our four days trip. Their ribs were outstanding – so tender and the meat falls right off the bone easily.
IMG_0265
This unpretentious roadside shack is run by Indonesian Nuri Suryatmi and her affable New Yorker husband Brian Aldinger. Other than Bebek Bengil, it is also another eating establishment in Ubud. The patrons profile is a mixture of tourists and local.


nuri
The setting is really basic with some mismatched furnitures, paintings and photos of regulars with the owner Brian.Patrons can opt for open air seating next to the outdoor barbecue pit too.
IMG_0255
Daily specials are written on the chalkboard. If you are lucky, they might offer babi guling on certain days.
IMG_0254
Even Anthony Bourdain has been here. Don’t play play!
IMG_0239
Drinks are certainly not cheap here. It is better to go for Bintang beer draft or martinis the next time you are here.
IMG_0244
We needed some carbs to go with the ribs so wedges it is. Made upon order, the wedges arrived piping hot.
IMG_0228
We also ordered some pork satays for the “variety” reason. Don’t bother and stick to the ribs.
IMG_0220
Ribs, glorious ribs. Thanks to the blatant use of kecap manis (an Indonesian sweet soy sauce), the ribs were grilled until the sauce reduces to a sticky, caramelised coating. It felt like eating char siew off the bone, sans the fat some more. It was so addictive.
IMG_0247
The after math – a clear evidence of the tender ribs with a nice pull off the bone. The best part? It costs only IDR 70,000 (RM 27) for a huge slab.

Naughty Nuri’s Warung
Jl. Raya Sanggingan (Across the road from Neka Museum)
Ubud, Bali
Phone: (361)977547
8am-10pm daily

http://www.naughty-nuris.com/

Wahaha Pork Ribs


Wednesday, March 28, 2012

Workshop Seni Grafis Mencetak di Atas Kanvas

Minggu, 26 Februari 2012, Pukul 10.00 Wita-Selesai


Mengakhiri agenda bulan Februari, Bentara Budaya Bali menyelenggarakan workshop seni grafis. Materi yang akan diberikan dalam workshop itu adalah seni grafis cukil kayu (woodcut) dengan cetak manual di atas kertas dan di atas kanvas. Cukil kayu (woodcat) adalah media seni grafis tertua. Di Cina, teknik ini telah dikenal sedini abad kelima, belakangan berkembang pula di Jepang sebagai seni grafis cukil kayu khas negeri Sakura (ukiyo-e), yang hingga kini memperoleh tempat terhormat.

Di Indonesia, seni grafis, khususnya teknik cukil kayu, usianya belumlah terlalu tua, bermula sekitar tahun 1940-an, dirintis oleh Mochtar Apin, Bahroedin MS, dan Suromo. Namun demikian, jika dibandingkan dengan seni lukis misalnya, perkembangan seni grafis sungguh ketinggalan. Ada musabab yang menjadikan seni grafis hanya menjadi ‘warga kelas dua’ di tengah seni rupa dewasa ini: apresiasi terhadap seni grafis masih rendah; peran pendidikan seni, dinilai mencemaskan; dan jumlah seniman grafis memang tergolong masih sedikit.

Bentara Budaya menyadari kondisi memperihatinkan tersebut. Kesadaran itu disertai tindak nyata berupa penyelenggaraan trinale seni grafis Indonesia. Hasilnya, dari tahun ke tahun bukan hanya jumlah pesertanya yang bertambah, tetapi secara kualitas juga sungguh menjanjikan. Namun demikian, ironisnya, sepanjang tiga kali menyelenggaraan trinale, dari Bali hanya satu orang pegrafis saja yang tercatat sebagai finalis. Ini mencerminkan bahwa seni grafis di Bali terbilang masih jauh dari perhatian publik seni.

Workshop diberikan oleh Hardiman (pengajar seni grafis di Undiksha Singaraja, penulis seni rupa, dan kurator) dan I Kadek Septa Adi (pegrafis, finalis Trinale Seni Grafis Indonesia III, Bentara Budaya ). Acara ini diadakan serangkaian pameran seni grafis yang dijadwalkan berlangsung Maret mendatang di Bentara Budaya Bali, terbuka untuk semua seniman grafis Bali, yang berproses di dalam maupun di luar pulau ini.

Source: http://bentarabudayabali.wordpress.com/

Monday, March 26, 2012

KAFE BAHASA : FREE EVENT

http://www.cintabahasa.com/kafebahasa/

Friday, March 30, 7 - 9pm, FREE!
Bar Luna, Jl. Gootama
Performer: Cok Sawitri

Writer, Poet and Dancer Cokorda Sawitri, or better known as Cok Sawitri, is from the village of Sidemen, Karangasem in east Bali. Cok Sawitri has written a number of short stories, poems, articles and teaches traditional and modern Balinese dance. She is active in various women's and humanitarian organizations, as well as theatrical groups in Bali.

She collaborated with Dean Moss, New York, in 2006. Cok Sawitri’s works include: Meditasi Rahim (Meditation of the Womb) in 1991, Pembelaan Dirah (Dirah’s Defense) and Ni Garu poem in 1996, Permainan Gelap Terang (The Game of Light and Dark) in 1997, Sekuel Pembelaan Dirah (Dirah’s Defence sequel) in 1997, Hanya Angin Hanya Waktu (Only Wind Only Time) in 1998, Pembelaan Dirah (Dirah’s Defense) in the monologue festival in Bali, 1999, Puitika Melamar Tuhan (Puitika Asks The Hand of God) in 2001, Anjing Perempuanku (My Female Dog) in Denpasar, Singaraja, Karangasem 2003, Aku Bukan Perempuan Lagi (I’m not a Woman Anymore) 2004.

Local food, snacks, and drinks with local prices!!

==========================================

Welcome to Kafe Bahasa!

Bar Luna & Cinta Bahasa Indonesian Language School mempersembahkan:

Kumpul-Kumpul Budaya Campur dalam Bahasa Indonesia

Ayo, tunjukkan kepedulianmu terhadap bahasa & budaya Indonesia dengan datang dan berpartisipasi di Kafe Bahasa – Bar Luna, hari Jumat, dua kali sebulan! Akan ada pertunjukan musik, pemberian materi oleh pembicara asing/Indonesia, serta diskusi dengan komunitas lokal & ekspat. Dapatkan pengalaman lintas-budaya, lintas-bahasa & ekspresikan opinimu tentang topik hangat yang dibicarakan!

Tersedia cemilan dan makanan Indonesia dengan harga lokal!!

==========================================

An Evening of Presenters and Performers in the Indonesian Language

Whether you are fluent in Indonesian, or just starting to learn the national language, Kafe Bahasa is a great place to meet and mingle with the local community, learn about interesting things going on in Bali, hear some great presenters and performers, and improve your Indonesian by joining the conversation! Kafe Bahasa is twice-monthly, so sign up to receive an email about the next event. If you need interpretation, please ask your Indonesian-speaking friends to come with you!

==========================================

More info: http://www.cintabahasa.com/kafebahasa/

Next Event: Friday, April 13th

Boshe vvip Bali

What's up BOSHE!!
TONIGHT! @LOCALLY_SESSION
Boshe Vvip Club Bali proudly presents:
"ROAD TO WANTED 2012" FINAL - Area Denpasar
Feat: MOTION ANGEL,STEPBACK IN HORROR,AVENIR,FLAVA,VOICE,SINERGY.
Also Perform•BOSHE RESIDENT DJ's: DJ FARAO|FDJ VIENO D'CLEO|DJ IFIN•MC AG'4•VJ OQ
-FDC:30K-START 10PM
info:03613603980(OFFICE)|03618235508(KARAOKE)|081933023111(MOBILE)| Follow @Locally_Session & @BosheVVIPBali|pin:288A3382 (aga)

Tuesday, March 13, 2012

CALENDAR OF EVENTS - MARCH 2012

7TH MARCH – FULL MOON - PURNAMA KASANGA
The full moon (which has particular importance to the Balinese Hindus) falls on this day and ceremonies are held throughout the Hindu temples all across Bali. The Balinese that adhere to the Hindu Dharma religion will take offerings of food, fruit and flowers to the temple to be blesses by the priest. The Balinese themselves are then blessed by performing various rituals using holy water, incense smoke, petals and rice grains.


17TH MARCH – HARI TUMPEK KRULUT
Tumpek Krulut Day is dedicated to all musical instruments, masks and other instruments used in art performances and the numerous religious ceremonies in Bali. It is celebrated every 210 days, in the 17th week of the Balinese Pawukon cycle (a cycle consisting of 30 weeks). 

On this special day, offerings are given to pay homage to musical instruments, masks, and dance costumes. The instruments and other paraphernalia are cleaned, decorated with young coconut leaf offerings, given a special set of offerings and sprinkled with Holy water. The members of the group that use the instruments pray together and ask for blessings from the Gods.


20TH MARCH – HARI RAYA MELASTI
Melasti Ceremony is always held three days before Nyepi and is aimed at cleansing all of nature in the ocean, or at other water sources if need be. There may be traffic delays or jams, with some streets being closed off, as large groups of Balinese make their way to the beaches by foot from their respective temples. Please be patient and do not honk vehicle horns.


22ND MARCH – DARK MOON - TILEM KESANGA
The Balinese adhering to the Hindu Dharma religion will celebrate 'Tilem' in temple ceremonies, which are mostly held in every major temple and family shrines around the island of Bali. On this day Hindus make offerings to the Gods, placed on the ground at the entrance of each housing compound. The aim is to beg God's grace; so that one's dark thoughts will be illuminated by Him.


23RD MARCH – HARI-RAYA NYEPI – BALINESE NEW YEAR 1934
Nyepi is the Balinese New Year's Day according to the lunar calendar and is honored through a 'Day of Silence' of obligatory fasting, inactivity, prayer, and quiet throughout the island lasting for 24 hours. Purification offerings are made in every village on the day before to appease evil spirits, and a lively parade of 'Ogoh-Ogohs' (demon effigies) are carried throughout village streets to the sound of loud banging and lit torches to chase off the evil spirits. The noise can carry on throughout the night until morning, when silence reigns in the hope that if the spirits return to Bali, they will find it uninhabited. Restrictions are; no lighting fires, or lights after dark, no working, entertainment or pleasure, little noise from TVs and radios, and few signs of activity. No one is to go onto the streets (except the Pecelang), and the airport will also be closed. More info at www.balitourismboard.org


28TH MARCH – 1ST APRIL - THE 5TH ANNUAL BALISPIRIT FESTIVAL
Be a part of something that will change our world. The BaliSpirit Festival is a spiritually charged event that celebrates yoga, dance and music and the synergy of global cultural collaboration through the arts. The Fifth Festival will take place in Ubud from March 28th 2012. Early Bird Tickets are available now. Held over 5 transformational and fun-filled days, this annual celebration brings to Bali a wealth of talented and respected creative masters from around the world, merging the indigenous and rich cultures of Indonesia in the spirit of learning, collaboration and the celebration of creative and spiritual diversity.

Source: Baliplus.com

KAFE BAHASA : FREE EVENT


Welcome to Kafe Bahasa!

Bar Luna & Cinta Bahasa Indonesian Language School mempersembahkan:

Kumpul-Kumpul Budaya Campur dalam Bahasa Indonesia

Ayo, tunjukkan kepedulianmu terhadap bahasa & budaya Indonesia dengan datang dan berpartisipasi di Kafe Bahasa – Bar Luna, hari Jumat, dua kali sebulan! Akan ada pertunjukan musik, pemberian materi oleh pembicara asing/Indonesia, serta diskusi dengan komunitas lokal & ekspat. Dapatkan pengalaman lintas-budaya, lintas-bahasa & ekspresikan opinimu tentang topik hangat yang dibicarakan!

Tersedia cemilan dan makanan Indonesia dengan harga lokal!!

==========================================

Friday, March 16, 7 -9 pm, FREE
Bar Luna, Jl. Gootama
Performers: Tony Surya & Teman-Teman
MC: Wayan Jen

Tonys Surya is an Indonesian Language Teacher at Cinta Bahasa, and has taught Indonesian for many years in Australia and Indonesia. As a musician, songwriter and poet for the past 25 years, Tony loves language and the arts. Together with some friends, Tony will sing some Indonesian songs and traditional songs. In conversation with writer, Wayan Jen.

Tony will sing with his friends: a vocal group of Susan, Tanja, Mireille, a band of Ryna Sirait (singer), Mamu (bass), Susanto (violin), and Grup Pucuk.

Local food, snacks, and drinks with local prices!!

==========================================

An Evening of Presenters and Performers in the Indonesian Language

Whether you are fluent in Indonesian, or just starting to learn the national language, Kafe Bahasa is a great place to meet and mingle with the local community, learn about interesting things going on in Bali, hear some great presenters and performers, and improve your Indonesian by joining the conversation! Kafe Bahasa is twice-monthly, so sign up to receive an email about the next event. If you need interpretation, please ask your Indonesian-speaking friends to come with you!

==========================================

More info: http://www.cintabahasa.com/kafebahasa/

Next Event: Friday, March 30

Friday, March 9, 2012

Workshop Animasi Bali : Tantangan dan Peluang (DOK ke-24)

Diskusi dan Presentasi _Animasi Bali : Tantangan dan Peluang

Banyak penikmat film kartun Jepang yang tidak tahu bahwa gambar gambar bergerak itu digambar di Bali beberapa tahun belakangan. Lalu kenapa animator Bali tidak muncul ke permukaan untuk menunjukan karya mereka, tidak sekedar menggambar animasi pesanan dari Jepang?

Pertanyaan seperti tersebut, salah satunya menjadikan Dapur Olah Kreatif (DOK) menghadirkan Agung Sanjaya seorang animator senior animasi Bali pada:

Sabtu, 10 Maret 2012
Pukul 19.00 – selesai
Tempat
Warung Tresni
Jl Drupadi 54 Renon
Denpasar – Bali

Agung Sanjaya mengerjakan animasi Candy Candy, Dragon Ball dan Dora Emon termasuk versi movienya. Juga animasi dari kerajaan animasi Amerika Disney di studionya yang bernama Timeline di Denpasar.

Lalu apakah proses ini sudah cukup bagi seniman Bali yang dikenal kreatif, punya kebudayaan yang adiluhung dengan cerita cerita yang kuat. Apakah tidak ada cerita Bali yang bisa diangkat ke dunia animasi? Agung akan mempresentasikan karya karya animasinya juga.

Kemudian seperti apa upaya Agung Sanjaya agar animasi Bali bisa berkembang. Dan bagaimana caranya akan ada peluang bagi kreator Bali menjadi animator dan cerita Agung bahwa dia sedang “berkeliaran” mencari para calon animator baru di Bali dengan membuat workshop di sekolah sekolah?

Optimisme inilah yang akan dibagi oleh Agung Sanjaya di edisi DOK yang ke 24 ini pada para hadirin. DOK melakukan kegiatan reguler setiap hari Sabtu dengan menghadirkan berbagai nara sumber dari berbagai sektor kreatif, sastra, kuliner, musik, film, buku dan juga bincang manajemen (talkshow).

Untuk bisa hadir di DOK, tidak dikenakan tiket masuk dan acara ini terbuka untuk umum

Para hadirin diharapkan datang tepat waktu, sehingga semua agenda bisa terlaksana sesuai jadwal. Karena seperti biasa akan ada homeband dan jamz session.

Salam Kreatif
Ketua DOK Putu Indrawan.
Kurator Film Erick Est.

Sunday, February 26, 2012

CALENDAR OF EVENTS - FEBRUARY 2012

1st & 2nd February – Hari Raya Galungan & Umanis Galungan
Galungan is a Balinese holiday that occurs every 210 days and lasts for 10 days. Kuningan is the last day of the holiday (see below). Galungan means 'When the Dharma is winning' – Dharma being good over evil. During this holiday the Balinese Gods visit the earth and leave on Kuningan. During the Galungan period the deified ancestors of the family descend to their former homes to be entertained by those on earth.
Although Galungan falls on a Wednesday, most Balinese will begin their Galungan 'holiday' the day before – on the 5th. 'Penjors' can be seen lining the streets to welcome good fortune to those who pass below to enter family homes. On Wednesday the 6th, the day of Galungan, most Balinese will try to return to their own ancestral home at some stage during the day, even if they work on another part of the island. As well as the family temples, visits, with offerings, are also made to the main village temple, and to the homes of other families who may have helped the family in some way over the past six months. The day after Galungan, the 7th, is a time for relaxation; visiting friends and maybe taking the opportunity to head to the mountains or beaches for a picnic.


February 5th – Islamic Holiday - Maulid Nabi Muhammad
Today is a national holiday to celebrate the Islamic Prophet Muhammad's birthday therefore all banks, government offices and some commerce will be closed.


7th February – Full Moon - Purnama Kawolu
The full moon (which has particular importance to the Balinese Hindus) falls on this day and ceremonies are held throughout the Hindu temples all across Bali. The Balinese that adhere to the Hindu Dharma religion will take offerings of food, fruit and flowers to the temple to be blesses by the priest. It is the essence of theses offerings that will be enjoyed by the deities. The Balinese themselves are then blessed by performing various rituals using holy water, incense smoke, petals and rice grains.


11th February – Hari Raya Kuningan
This day is always celebrated 10 days after Galungan and on a Saturday marking the end of the festivities, sending deified ancestors back to the heavens. There will be many colourful temple ceremonies, with the Balinese suitably attired coming to and fro, according plenty of photo opportunities. Please be patient when on the roads.


14th February – Valentines Day
The international day of love… a day to be romantic or to propose if it's on the cards. Choose to share a beautiful meal at one of the many stunning, seductive venues on offer. This is a day to get close to those dearest and nearest. Alternatively, one of the many day spas listed in this edition offer pampered packages for two to get the intimate mood flowing.


21st February – Dark Moon - Tilem Kawolu
The Balinese adhering to the Hindu Dharma religion will celebrate 'Tilem' in temple ceremonies, which are mostly held in every major temple and family shrines around the island of Bali. On this day Hindus make offerings to the Gods, placed on the ground at the entrance of each housing compound. The aim is to beg God's grace; so that one's dark thoughts will be illuminated by Him.


29th February – Leap Year
Every four years is known as a leap year, with 29 days in February instead of the usual 28!.

Wednesday, February 22, 2012

Kafe Bahasa: FREE EVENT

http://www.cintabahasa.com/kafebahasa/

Welcome to Kafe Bahasa!

Bar Luna & Cinta Bahasa Indonesian Language School mempersembahkan:

Kumpul-Kumpul Budaya Campur dalam Bahasa Indonesia

Ayo, tunjukkan kepedulianmu terhadap bahasa & budaya Indonesia dengan datang dan berpartisipasi di Kafe Bahasa – Bar Luna, setiap Jumat, dua kali sebulan! Akan ada pertunjukan musik, pemberian materi oleh pembicara asing/Indonesia, serta diskusi dengan komunitas lokal & ekspat. Dapatkan pengalaman lintas-budaya, lintas-bahasa & ekspresikan opinimu tentang topik hangat yang dibicarakan!

==========================================


An Evening of Presenters and Performers in the Indonesian Language

Whether you are fluent in Indonesian, or just starting to learn the national language, Kafe Bahasa is a great place to meet and mingle with the local community, learn about interesting things going on in Bali, hear some great presenters and performers, and improve your Indonesian by joining the conversation! Kafe Bahasa is twice-monthly, so sign up to receive an email about the next event. If you need interpretation, please ask your Indonesian-speaking friends to come with you!

Grup Gedebong Goyang – G3
Next Event:

Friday, February 24, 2012
7-9pm
Bar Luna, Jl. Gootama

Presenter & Performer: Grup Gedebong Goyang

==========================================

Grup Gedebong Goyang (G3) terdiri dari empat penyanyi/penari yaitu: Rucina Ballinger, Alex Ryan, Antonella De Santis, dan Suzan Kohlik dan lima pemain band dari DA BIYU BAND yang dipimpin oleh Kadek Balon.

Gedebong dibentuk dengan tujuan untuk menghibur komunitas lokal dengan membawakan lagu-lagu pop Bali, dangdut, reggae dan Bali rock alternative serta lelucon yang mengandung kritik sosial ringan. Keempat wanita asing tersebut telah puluhan tahun tinggal di Bali, bersuamikan orang Indonesia dan sangat mencintai Indonesia pada umumnya dan Bali khususnya.

Kecintaan mereka pada Indonesia dan Bali dibuktikan dengan fasihnya bahasa Indonesia mereka, kepedulian mereka terhadap budaya-sosial, bahkan beberapa diantara mereka lancar berbahasa Bali!

Ayo tonton serunya penampilan Gedebong yang akan mengangkat tema budaya dan sosial dalam bahasa Indonesia di Kafe Bahasa, Bar Luna!

Semua bisa berbahasa Indonesia dan rata-rata bisa berbahasa Bali.

==========================================
Grup Gedebong Goyang (G3) is a group of four performers: Rucina Ballinger, Alex Ryan, Antolla De Santis and Suzan Kohlik, together with five musicians, Da Biyu Band led by Kadek Balon.

They entertain singing Balinese Pop, Dangdut, Reggae and Alternative Bali Rock to provide humor and touch on social issues at the same time. These four foreign women have lived in Bali for many years, are married to Indonesian husbands, and love Indonesia in general, and Bali in particular! They all speak Indonesian, and most of them speak Balinese as well.

==========================================

4 Wanita di Balik Grup Gedebong Goyang:


Alex Ryan jatuh cinta dengan Indonesia pada tahun 1993 saat mengelilingi Kalimantan sebagai aktivis hutan. Dari sana hubungannya dengan nusantara yang tidak pernah putus. Alex memiliki gelar S1 Bahasa Indonesia dan Sosiologi dan terakreditasi sebagai penerjemah dan juru bahasa Indonesia dengan NAATI. Bersama suami yang berasal Kalimantan, Alex tinggal di Indonesia sejak tahun 2003 bersama ketiga putranya yang cakap. Saat ini dia bekerja sebagai konsultan untuk isu sosial dan lingkungan, mengelola perusahaan bisnis kayu bekas bernama Kaltimber dan menjabat sebagai anggota tim penasehat di perkumpulan Bali Cantik Tanpa Plastik.

Suzan Kohlik sudah tinggal di Bali sejak tahun 1996. Pekerjaannya sebagai seniman keramik membuatnya tertarik dengan lingkungan Ubud yang terkenal sebagai pusat seni di Bali. Di sini, Suzan juga bisa melihat peluang untuk membuat studio keramiknya. Karya keramik yang kontemporer diajarkan di berbagai lokakarya. Pada tahun 1999 dia menikah dan saat ini, pernikahannya telah membuahkan seorang remaja cantik. Suzan juga membuka sebuah kafe bernama JUICE JA pada tahun 2000 di Ubud. Karya keramik Suzan yang paling laris adalah piring “gedebong” dimana irisan gedebong dipakai sebagai cetakan!

Antonella deSantis tinggal di Bali sejak tahun 1992. Dia jatuh cinta pada tarian dan kesenian Bali, yang membuatnya juga jatuh cinta dan menikahi seorang dalang bernama I Wayan Wija. Mereka berdua memiliki dua putri yang cantik2! Dia mempromosikan wayang kulit dengan membawa rombongan suaminya ke beberapa beberapa festival di Itali, Jerman, Austria, Australia, Jepang, dan Amerika. Dia juga pemilik restoran Itali di Ubud bernama Black Beach yang juga dikenal sebagai tempat pemutaran film-film dari mancanegara. Selain itu, Antonella juga membuka sebuah butik yang menjual baju dan perhiasan yang ia rancang sendiri.
P.S: sampai sekarang Antonella belum bisa mengucapkan kata "sangat" dengan baik!

Rucina Ballinger mulai mempelajari tari Bali sejak tahun 1973 dan kemudian memutuskan untuk tinggal di Bali pada tahun 1974. Pernikahannya dengan AA Gede Putra Rangki membuahkan dua anak laki-laki yang luar biasa ganteng! Dia bekerja sebagai konsultan di Yayasan Annika Linden, dan Ibu yang fasih berbahasa Indonesia dan Bali ini juga menulis tentang budaya Bali. Kesibukan lainnya adalah mengelola Dhyana Putri Adventures (program edukatif/budaya) dan menjadi wakil presiden di Rotary Club Ubud Sunset sejak tahun 2010. Bukunya BALINESE DANCE, DRAMA AND MUSIC: AN INTRODUCTION TO BALINESE PERFORMING ARTS ditulis bersama Wayan Dibia dan telah dipublikasikan pada tahun 2004.

TANDA HATI by Tony Raka

Tonyraka Art Gallery mengundang Teman-Teman untuk hadir di pembukaan pameran 4 perupa Bali ( I Wayan Sudarna Putra, I Ketut Suwidiarta, I Gusti Ngurah Buda, I Wayan Sandika) yang bertajuk TANDA HATI,

pada Jumat, 24 Februari 2012, pukul 18.30 wita di Tonyraka Art Gallery, Jl. Raya Mas 86, Mas, Ubud, Bali.

Pameran akan berlangsung hingga 16 Maret 2012.

Sampai jumpa!

_________________________________________________________

Membaca “Tanda Hati” Empat Perupa

Setiap perupa harus memiliki persoalan atau gagasan yang hendak dituang ke hamparan kanvas sehingga menjadi karya yang memiliki nilai dan maknanya sendiri. Persoalan atau gagasan itu bisa berasal dari diri si perupa sendiri atau dari interaksi perupa dengan lingkungan sosial atau pergaulan yang lebih luas. Perupa yang kreatif selalu berupaya menyerap setiap persoalan atau gagasan yang mengusik pikiran dan perasaanya, yang kemudian mengendap menjadi bahan renungan, dan menyublim ke dalam bentuk-bentuk karya yang diciptakannya.

Pada akhirnya, setiap karya seni akan menjadi “tanda hati”, suatu jejak atau tilas yang lahir dari ruang renungan perupa terhadap berbagai persoalan atau gagasan. Tak hanya perupa, setiap manusia sebagai sosok individu juga memiliki tanda hatinya sendiri, sebagai ungkapan ekspresi di dalam menjelajahi ruang-ruang sosial dan budaya. Tanda hati adalah ekspresi sekaligus juga eksistensi. Dalam tataran kualitas-kualitas tertentu, setiap manusia adalah seniman. Bahkan, Tuhan pun adalah Seniman Agung yang mengkreasi jagad raya beserta isinya. Jadi, jelaslah tanda hati lahir dari kesadaran jiwa “yang tercerahkan” oleh berbagai rupa persoalan atau pun gagasan.

Pameran ini menampilkan “tanda hati” dari empat perupa, yakni I Ketut Suwidiarta, I Wayan Sandika, I Wayan Sudarna Putra dan I Gusti Ngurah Putu Buda. Mereka adalah perupa yang cukup lama berkecimpung di ranah seni rupa, dengan karya-karya yang memiliki karakter tersendiri dan mengusung persoalan atau gagasan yang beragam. Selain kemampuan teknis, bukankah setiap perupa harus memiliki gagasan atau persoalan yang hendak dituang ke dalam bentuk karya? Suatu karya tanpa gagasan hanyalah omong kosong, sama halnya dengan wadah tanpa isi. Bahkan sebidang lukisan abstrak pun harus mengandung suatu gagasan.

Gagasan tentu lahir dari tingkat kepekaan dan kecerdasan si perupa dalam menyerap, menyikapi, mengritisi berbagai fenomena yang terjadi, baik di dalam dirinya maupun di luar dirinya. Persoalannya sekarang adalah di bawah bayang-bayang kecanggihan teknik, dunia seni rupa kita malah miskin gagasan. Ke depan, perlu lebih banyak lahir gagasan-gagasan bernas sehingga seni rupa kita bisa diperhitungkan di tingkat internasional.

Agar tidak ngelantur terlalu jauh, ijinkan saya menjadi penyambung lidah empat perupa ini untuk menyuarakan gagasan-gagasan yang semayam di benak mereka, serta mengulas satu dua karya mereka. Sebagai benang merah, pameran “Tanda Hati” ini didasari upaya-upaya mengungkap fenomena-fenomena ironis maupun satir yang terjadi di berbagai lini kehidupan. “Tanda Hati” merupakan kesaksian perupa atas berbagai persoalan atau peristiwa yang mengusik nuraninya.

Tanda hati serta gagasan karya-karya Suwidiarta bersumber dari persoalan globalisasi yang hingga kini banyak menimbulkan fenomena baru. Batas-batas negara seolah tak ada. Dalam fenomena internet, misalnya, dunia menjadi seukuran layar laptop, tablet, ponsel. Warga negara menjadi warga dunia. Perlahan rasa nasionalisme terkikis. Negara tak lagi menjadi soko guru kehidupan. Orang-orang mencari formulasi baru dengan mencomot berbagai budaya dan filosofi. Suwidiarta berupaya merangkum berbagai persoalan dari latar-latar budaya yang berbeda, terutama persoalan hilangnya rasa kebangsaan. Fenomena ini memunculkan ironi, satir, parodi yang bisa kita saksikan lewat karya-karya seni rupanya.

Misalnya, pada lukisan berjudul “Triumph of Death” dan “Lost”, Suwidiarta memainkan berbagai ikon dan simbol lintas budaya dengan nuansa parodi yang kental. Sosok Gajah Mada berbalut kostum jenderal terlentang disangga anak-anak panah layaknya adegan Bhisma Gugur dalam epos Mahabarata, dikerubungi dan diratapi oleh tokoh-tokoh dari berbagai ras dan negara. Karya-karya ini merepresentasikan makin samarnya batas-batas mitos, epos, etnis, ras, budaya, negara, rasa nasionalisme, di tengah arus deras globalisasi yang terus mengalir hingga detik ini.

I Wayan Sandika meramu gagasan-gagasan karyanya dari persoalan yang paling dekat dengan diri manusia, yakni keluarga. Sandika merenungi kembali hakikat hubungan orang tua dan anak. Dalam psikologi anak diibaratkan kertas putih yang siap diisi dengan aneka warna kehidupan. Anak dengan mudah menyerap dan meniru perkataan dan perbuatan orang tuanya. Jika orang tua sering berkata kasar, maka dapat dipastikan anak pun akan suka berkata kasar. Begitu pula jika anak dididik dengan kasih sayang, maka anak akan tumbuh sesuai didikan orang tuanya.

Di tengah kesibukan orang tua, anak-anak sering terabaikan. Bahkan, mereka bisa tumbuh liar dengan menyerap atau meniru hal-hal yang tak pantas. Lukisan berjudul “Massage” dengan ironis menampilkan balita (bayi di bawah lima tahun) yang asyik merokok sambil berendam di bak air. Sebelumnya, di situs youtube pernah muncul video balita yang merokok. Mungkin maksudnya untuk lucu-lucuan, namun video itu dikecam masyarakat dunia sebagai suatu bentuk eksploitasi dan mengajarkan hal yang tak pantas pada anak-anak. Sementara itu, lukisan ini jelas tujuannya bukan untuk lucu-lucuan, melainkan terkandung suatu pesan agar hati-hati mendidik anak.

Ironi-ironi hubungan orang tua dan anak juga muncul dalam lukisan-lukisan Sandika yang lain. Pada lukisan “Single Parent”, Sandika menampilkan sosok wanita seksi menenteng dua bungkusan, masing-masing berisi boneka dan balita. Yang menjadi fokus sekaligus pesan pada lukisan ini adalah cara wanita itu memperlakukan anaknya sungguh jauh dari sifat seorang ibu yang penuh kasih sayang. Seringkali kesibukan mengejar karir berdampak pada telantarnya anak-anak. Di lukisan ini tampak si balita diperlakukan sama dengan benda atau boneka yang mudah ditenteng. Seolah si balita bukanlah manusia yang perlu dicurahi kasih sayang.

Tak banyak yang mampu mengenali dirinya sendiri. Sebab mengenali diri sendiri dan mengakui diri seutuhnya memerlukan kesiapan mental. Manusia sering dikendalikan oleh pencitraan diri dan seringkali bereaksi terhadap penilaian dari lingkungannya. Pencitraan diri adalah topeng yang sengaja dipakai manusia untuk menutupi keburukan atau kekurangannya. Perlu kesiapan mental dan kesadaran diri untuk membuka topeng-topeng itu sehingga manusia mencapai keutuhannya, memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Hal-hal inilah yang menjadi gagasan dan perenungan karya-karya I Wayan Sudarna Putra.

Seri lukisan terbaru Sudarna yang bertajuk “Si Buruk Rupa” merupakan bagian dari proses pengenalan dirinya sendiri. Ada pertanyaan besar yang terus menerus menjadi bahan renungannya: siapakah aku ? Tak henti dia memburu jati dirinya sebagai manusia. Representasi wajah-wajah buruk yang digubah dari wajahnya sendiri merupakan bentuk pengakuan ketaksempurnaan diri, semacam autokritik. Wajah-wajah itu tertempel di kaca, pipih, tak berbentuk, bahkan tampak menjijikkan. Menyimak karya-karya ini, saya jadi berpikir: sesungguhnya manusia adalah mahkluk yang paling menjijikkan, yang selalu berupaya meraih kesempurnaan.

Lewat representasi abstraksi yang cenderung kelam, I Gusti Ngurah Putu Buda menyuguhkan gagasan dan persoalan yang berkaitan dengan diri sendiri (konflik batin), konflik sosial, krisis global, dan berbagai peristiwa kelam yang terjadi akhir-akhir ini, baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Berbagai persoalan dan peristiwa di dalam dan luar diri bersenyawa membentuk cara pandang yang cenderung pesimis. Seolah semua menghadapi kuldesak (jalan buntu), dan seakan tak ada solusi yang berarti. Namun, kalau direnungi lebih seksama, segala persoalan dan peristiwa pada akhirnya menempa manusia untuk berupaya menemukan celah-celah harapan, yang membuat manusia masih betah bertahan mengarungi kehidupan.

Begitulah. Karya-karya Gusti Buda yang cenderung menggunakan warna-warna gelap merupakan cerminan persoalan yang terjadi di dalam dirinya dan persoalan sosial yang lebih luas. Misalnya, lukisan “Dark Neast” bertolak dari fenomena sosial yang bagaikan ranah kelam dan manusia berada dalam situasi tak menentu, gelap tanpa harapan. Namun, melalui lukisan “Toward Light”, Gusti Buda menyampaikan pesan bahwa dalam setiap kegelapan, cahaya sekecil apa pun bisa dimaknai sebagai harapan.

Empat perupa telah menyuguhkan tanda hatinya. Yakni, karya-karya yang mewakili cerminan hati nurani masing-masing perupa ketika merespon berbagai persoalan, baik yang bersumber dari dalam diri maupun luar diri. Selanjutnya, terserah apresian memaknai kembali masing-masing tanda hati itu. Semoga berguna.

Oleh :
Wayan ‘Jengki’ Sunarta
Lulusan Antropologi Budaya, Fakultas Sastra, Universitas Udayana. Pernah kuliah seni lukis di ISI Denpasar.

.

.