Showing posts with label Painting. Show all posts
Showing posts with label Painting. Show all posts

Monday, November 24, 2025

Urban Sketchers Bali 13th Anniversary. SKETSA NUSANTARA, - Chapter #3: Bali -, November 22nd, 2025 - January 17th, 2026 at MASA-MASA, Gianyar - Bali ( Painting Exhibition & Workshop )












 

Thursday, September 12, 2024

Pameran Seni Rupa "SUAR SAMSARA". September 14th, 2024 at TAT Art Space


"SUAR SAMSARA"
"Rewrite The Lore"
Pameran Seni Rupa
@buanaalit.arts x @jongsarad
Datang dan getarkan @tatartspace

Jangan lewatkan! ✨

Sebanyak 22 seniman dengan 78 karya bertema kartu tarot akan memeriahkan pameran seni rupa ini, semua karya dilukis di atas kertas daur ulang, lho!

Selain pameran, ada juga lelang amal, art performance, dan live tarot reading. Acara akan dibuka oleh ilustrator ternama dari Bali, Monez. 

Ayo datang dan ramaikan acara ini, teman-teman! 

#buanaalitxjongsarad #buanaalit #jongsarad #jongsarad2024 #suarsamsara2024 #pameranseni #tatartspace #art #artexhibition #comingsoon #bali

 

Art Haus dengan bangga mempersembahkan Grand Opening dengan Pameran Kelompok yang menampilkan ekspresi kebebasan dari beberapa seniman hebat di Bali dengan kolaborasi bersama Bali Art Guide. September 14th, 2024



Art Haus dengan bangga mempersembahkan Grand Opening dengan Pameran Kelompok yang menampilkan ekspresi kebebasan dari beberapa seniman hebat di Bali dengan kolaborasi bersama Bali Art Guide.
Kami mengundang Anda untuk hadir dan bergabung bersama kami untuk menikmati malam yang penuh dengan sentuhan seni dan kebersamaan di Art Haus, Sanur.
30x30 EXHIBITION
📌Malam Pembuka
Sabtu, 14 September 2024 | 17.00

📌Periode Pameran
14 September - 13 Oktober 2024
Buka: Rabu-Minggu | 10.00-17.00
di Art Haus (by Studio Austana)
Jl. Kutat Lestari No.3, Sanur Kauh, Denpasar
Menampilkan Seniman:
Gung Wah
Goodoh
Aricadia
Romi Sukadana
Sakde Oka
ArtGeedArt
Jefa
Soger
Samantha Sadik
Ayu Murniati
Rally Citra
I Kadek Sutendra
Ni Putu Candra Astuti
Gede Wira Dharma
Dindddung
I Wayan Hermawan (Rambo)
Ikbal Fauzi
Luh Pratiwi
Gede Austana
Agus Ramantha
Natalia Peraita
I Putu Gede Ivan Ayestha Aprianta
Kendisan Kusumaatmadja
Devi Octavia


 

Tuesday, September 10, 2024

I Nyoman Ngendon, A pioneer of the modern Batuan Style. Art Exhibition 3 - 22 September 2024 at ARMA Museum & Resort, Ubud


 

SEMARALOKA Dualitas Rupa, Manunggal Rasa. Pameran Seni Rupa Dua Perupa, Ketut Adi Candra & Gusti Buda


Rabo 11 Sept 2024, pada 5 sore.
Ada PAMERAN Seni Lukis dari dua Seniman: @adicandra_art & @igusti_buda , di BATU 8 STUDIO, Jln Pasekan, Perum.Pondok Batu Alam, Blok Nusa Lembongan, No. 02. BATUBULAN, Bali.

Sepertinya akan asyik jika sahabat bisa hadir, ngumpul sembari ngopi, ngemil dan menikmati karya seni lukis sang perupa yang berpameran. Gimana.....hadir toh? Suksma.
— at Batu 8 Studio.


 

ARTIST TALK Solo Art Exhibition by Ni Way at Sudakara Art Space, Sudamala Resort, Sanur - Bali


Salam Seni,
Dengan ini kami mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu dalam Artist Talk Solo Art Exhibition by Ni Way yang akan diselenggarakan pada Kamis, 12 September 2024 pukul 16:30 WITA di Sudakara Art Space yang berlokasi di Sudamala Resort Sanur. 

Terima Kasih


 

“Pantai Pantai” (Beaches) A solo showcase by @marioandisupria at @paddle.id


“Pantai Pantai” (Beaches)
A solo showcase by @marioandisupria 🎨 at @paddle.id 

Get ready to soak up the sun and sand as Mario Andi Supria takes us on a visual journey through Bali’s beautiful beaches in “Pantai Pantai” (Beaches).

The opening of this colorful showcase will be held on:

September 11, 2024
3.00 PM onwards
At PADDLE CAFE & BAR
Jl. Batu Mejan No. 88, Canggu

His paintings will be colored up every corner of the cafe from September 11-21. Stay tuned for the workshops and the closing party details!

For more information and reservations, please just say hi to +62 812-3677-6795

See you!




 

Monday, August 26, 2024

Pameran Rare Batuan Kawitan Masa Depan at Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Centre), August 26th - September 2nd 2024

Bentara Budaya Bali sepenuh hormat mengundang Sahabat pada Pameran Rare Batuan “𝑲𝒂𝒘𝒊𝒕𝒂𝒏 𝑴𝒂𝒔𝒂 𝑫𝒆𝒑𝒂𝒏”. 

Pameran ini merupakan kolaborasi Bentara Budaya Bali, Perkumpulan Pelukis Baturulangun Batuan, dan didukung Taman Budaya Provinsi Bali. 

Pameran diresmikan oleh Prof. Dr. Wayan 'Kun' Adnyana (Rektor ISI Denpasar) pada: 

🗓️ 𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂, 𝟮𝟱 𝗔𝗴𝘂𝘀𝘁𝘂𝘀 𝟮𝟬𝟮𝟰

⏰ Pukul 17.00 WITA

📍 Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali

Pameran Berlangsung:

🗓️ 26 Agustus-2 September 2024

⏰ Pukul 10.00-17.00 WITA

Menghadirkan 40 lukisan hitam putih kreasi anak-anak dan remaja (rare) yang menekuni seni lukis gaya Batuan, selaras semangat memaknai Bulan Kebangsaan yang jatuh pada bulan Agustus. Tajuk Kawitan Masa Depan, hakikatnya dapat dibaca dan diapresiasi sebagai perayaan kebersamaan lintas generasi; di mana sejarah dan warisan nilai leluhur tidak berhenti sebagai artefak atau arsip ingatan, melainkan diwujudkan dalam luapan energi penciptaan.  

Pameran ini tertaut pula pameran besar lintas generasi perupa Batuan bertajuk "𝗔 𝗧𝗿𝗶𝗯𝘂𝘁𝗲 𝘁𝗼 𝗜 𝗡𝘆𝗼𝗺𝗮𝗻 𝗡𝗴𝗲𝗻𝗱𝗼𝗻" yang akan diselenggarakan pada 3-22 September 2024 di Museum ARMA, Ubud. 

Mari hadir dan apresiasi 🙏😊



Thursday, June 22, 2023

DIRECT MESSAGE - Djaja Tjandra Kirana 60 Tahun Berkarya, a Painting Exhibition. at Maya, Sanur. June 28th, 2023 - 6:30PM


 /.

DIRECT MESSAGE DJAJA TJANDRA KIRANA

Djaya Tjanda Kirana yang akrab dipanggil Ko Atjeng, adalah sosok petualang seni. Sejak 1960 an ia menggeluti secara serius dua entitas kesenian yang membuatnya hidup nyaman dalam kesederhanaan. Di dunia  fotografi Tjandra Kirana melewati berbagai fase penting. 

Transformasi teknologi mulai dari sistem analog yang kuna, kemudian pindah ke semi digital sampai pada era digital penuh yag juga kita rasakan hari ini. Pengalaman demi pengalaman ia rasakan, semuanya menantang kecerdasan berfikir berujung pada persoalan estetika. Alhasil, dari kerja keras, tekun dan teliti yang dilakukan telah mengantarkannya pada berbagai pencapaian. Penghargaan Nasional dan Internasional ia raih, bahkan pada 1990, Pemerintah Thailand menganugrahkan Gelar Honouris Causa bidang fotografi kepadanya. 

Di kancah seni rupa, siapa kalangan seni yang tak mengenalnya? Ketekunan dan totalitas berkarya seakan menjadi medium interaksi bagi Tjadra Kirana dalam menjalin kekerabatan antar seniman . Penjelajahan sebagai 'penaklukan' media baru ke media yang lain adalah bukti keteladanan iman keseniamanan seorang Djaja Tjandra Kirana. Proses kreatifnya seakan tak memilih waktu. Kapanpun baginya asal ada memungkinkan ia pun menggambar, apapun objeknya. 

Sepuluh tahun belakangan di samping tekun menggeluti cat air, Tjandra  serius menekuni media kertas China - rice paper - ini sebagai penghormatan atas bakat seni yang menurun dari leluhurnya di sebuah kewasan sejuk di Tiongkok. Ia mengumpulkan sejumlah seniman di Bali untuk diberi wawasan tentang penggunaan rice paper. Tidak hanya itu keseriusannya dengan kertas padi pun dia paparkan ke derbagai instidltusi seni. Acap kali Tjandra mengajar, memberikan workshop penggunaan media rice paper di Perguruan tinggi. Sejumlah pameran pun dilakukan khusus untuk memperkenalkan kertas asli produksi bangsa Tirai bambu yang biasa digunakan melukis kaligrafi di Tiongkok. Walhasil ia pun terpilih sebagai Ketua perkumpulan Rice Paper Chapter Bali.

Usianya sekarang genap 79 tahun, ia senior dalam peradaban seni rupa Bali. Tak banyak seniman seusianya yang bisa guyub menjalin relasi bersama seniman muda, berdiskusi tentang teknik dan perkembangan seni rupa kontemporer dunia. Tjandra tetap melakukan itu, bahkan kerap mengundang sejumlah seniman untuk berkunjung ke studio nya di kawasan Jalan Teuku Umar Denpasar. Inilah yang membuat sosok Tjandra terkenang di kalangan seniman tua muda.

Dalam peringatan hari jadinya yang ke 79, akhir Juni nanti Djaja Tjandra Kirana akan menggelar tak kurang dari 60 karya fotografi dan lukisan di Maya Sanur, Resort & Spa. Pameran yang diberi judul Direct Message, dimaksudkan untuk memberikan pesan langsung kepada kalangan seni atas kiprah kreatif dan pencapaian seorang seniman dalam rentang waktu 60 tahun berkarya. Tjandra beruntung segala aktifitas seninya mendapat dukungan penuh dari istrinya, Lili.

Sungguh menarik, para seniman muda akan diberikan pesan langsung tentang hal yang belum pernah mereka diketahui. 

Sebagaimana kita pahami era 1960 an dinamika seni rupa dan penciptaan amat lekat dari beban politik, jika salah langkah bisa berujung kesengsaraan. Kecurigaan terhadap kreasi selalu terjadi. Peristiwa semacam itu berhasil dilewati dengan baik oleh Tjandra Kirana. Ini tentu bisa dimaknai sebagai keteladanan mental yang semangatnya bisa kita rujuk dalam kehidupan berkesenian hari ini. 

Lukisan yang dihadirkan dalam pameran Direct Message bertarikh antara tahun 1990 hingga 2022. Lompatan ide dan gagasan tampak dari dokumen tantang kecermatan Tjandra Kirana mendeformasi sosok penari Bali, wayang kamasan dan alam benda yang sakral kemudian beralih untuk bermain pada objek buah²an sejak 2020. Smentara karya fotografi merupakan hasil bidilan di masa sulit. Sebagian karya foto yang dipajang telah meraih penghargaan Nasional dan internasional.

Direct Message, di samping sebagai perayaan diri, juga menjadi wahana untuk menyampaikan secara langsung sebagian buah pemikiran Ko Atjeng setelah ia melintasi 60 tahun perjalanan dua sisi serat kesenian yang tak bisa ia pisahkan. 

Karena itu mari bersama kita pahami semuanya pada Rabu, 28 Juni 2023, pukul 18.30 wita di Hotel maya Sanur, Jl Danau Tamblingan.

Catch, Ema Sukarelawanto, Tien Hong, Made Kaek, Tjandra Hutama

.

.